
Sebagai upaya nyata dalam mendukung program sekolah Adiwiyata, siswa-siswi SMPN 7 Kota Cirebon dari kelas 7, 8, dan 9 baru saja melaksanakan kegiatan praktik pembuatan Eco Enzyme dan Pupuk Organik Cair (POC). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan mengolah limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian bumi sejak dini.

Alur Praktik Eco Enzyme dan POC yang Sistematis
Kegiatan diawali dengan pengarahan teknis yang disampaikan oleh tim Adiwiyata setelah pelaksanaan upacara bendera di lapangan sekolah. Fokus utama kegiatan ini adalah pemanfaatan sampah organik, seperti sisa sayuran dan kulit buah, agar memiliki nilai guna kembali. Wali kelas berperan aktif dalam membimbing siswa, mulai dari pembagian bahan baku utama berupa gula merah hingga koordinasi kelompok di masing-masing zona praktikum.
Proses dimulai dengan persiapan alat dan bahan yang dilakukan secara berkelompok. Siswa mengumpulkan sampah organik, termasuk kulit jeruk, yang kemudian dibersihkan dan dicacah hingga berukuran kecil agar proses fermentasi lebih optimal. Penggunaan gula merah sebagai sumber karbon menjadi kunci penting dalam prosedur pembuatan Eco Enzyme maupun POC yang tertuang dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
Prosedur Teknis Produksi Ramah Lingkungan
Dalam praktik pembuatan Eco Enzyme, siswa mencampurkan irisan gula merah, air bersih, dan 300 gram potongan kulit jeruk ke dalam botol. Sementara itu, untuk pembuatan POC, siswa menggunakan air cucian beras pertama yang telah diperkaya dengan larutan EM4 sebagai agen pengurai. Seluruh bahan kemudian dikocok hingga tercampur rata dan diberi label sesuai dengan jenis produk yang dihasilkan.
Berikut adalah langkah-langkah detail yang dilakukan siswa dalam praktik ini:
Pencucian dan pencacahan sampah organik untuk mempercepat proses dekomposisi.
Pencampuran bahan sesuai dengan formula yang telah ditentukan di LKPD masing-masing kelas.
Pengisian aktivitas pengamatan dan prediksi hasil fermentasi pada dokumen LKPD sebagai bentuk pembelajaran berbasis riset.
Proses pemanenan atau penuangan larutan ke dalam toren station yang berlokasi di belakang perpustakaan sekolah dengan pendampingan ketat dari PJ toren.
Tidak hanya berhenti pada proses pembuatan, para siswa juga diajarkan mengenai manajemen limbah. Setelah kegiatan selesai, siswa wajib membuang botol plastik bekas pakai ke tempat yang telah disediakan di depan kantin guna menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan praktik Eco Enzyme dan POC ini, SMPN 7 Kota Cirebon berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan, serta mampu mempraktikkan gaya hidup minim sampah (zero waste) dalam kehidupan sehari-hari.
Foto kegiatan dapat dilihat dilink ini : https://photos.app.goo.gl/d7fxZhgcK137wh239



