
SMPN 7 Kota Cirebon kini menghadirkan inovasi menarik dalam lingkungan sekolah melalui program budidaya ikan lele. Mengusung dua metode praktis, yakni Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) dan sistem kolam bata semen, sekolah ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi para siswanya. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh tim pendidik berdedikasi, yakni Bapak Aang N.S, S.Pd, M. Reza P, S.Pd, Indra Nur Rohimat, S.Pd, dan Iskandar, S.Pd.I.

Membentuk Karakter Wirausaha Muda yang Mandiri
Program budidaya ikan lele di SMPN 7 Kota Cirebon ini bukan sekadar tentang beternak ikan. Lebih jauh dari itu, kegiatan ini bertujuan untuk mendidik siswa agar memiliki karakter wirausaha yang kuat. Melalui keterlibatan langsung, siswa diajak untuk menumbuhkan rasa disiplin, tanggung jawab, kemandirian, serta kerja sama tim yang solid. Kader siswa yang terdiri dari Raden M. Bima, Rafael Raditya G., M. Zafran R., M. Azka, Auladhi, Tristan, Akhdan, dan Kevin, menunjukkan antusiasme luar biasa dalam mengelola kolam setiap hari.
Siswa belajar bahwa setiap makhluk hidup memerlukan perawatan yang telaten. Mereka bertanggung jawab dalam menjaga kualitas air agar tidak berbau, memantau kesehatan ikan, hingga mencatat setiap perkembangan pertumbuhan lele. Dengan terjun langsung, mereka tidak hanya belajar tentang biologi, tetapi juga belajar menghitung biaya produksi dan potensi ekonomi dari hasil panen yang akan datang.
Teknik Pemeliharaan dan Manajemen Pakan yang Efektif
Dalam proses budidaya, manajemen pakan memegang peranan kunci agar lele tumbuh sehat dan cepat besar. Siswa dibekali pengetahuan untuk memberikan pelet khusus lele sebanyak 2 hingga 3 kali sehari, dengan jadwal rutin pada pagi, siang, dan sore hari. Pemberian pakan dilakukan secara cermat agar tidak terjadi penumpukan sisa makanan yang dapat merusak kualitas air.
Siswa diajarkan teknik menebar pakan secara merata di berbagai titik kolam untuk memastikan semua ikan mendapatkan nutrisi yang cukup. Selain itu, mereka dilatih untuk selalu melakukan evaluasi. Jika nafsu makan lele menurun atau terjadi perubahan kondisi air, para siswa sigap melakukan tindakan pembersihan atau pemisahan lele yang sakit. Hal ini mengajarkan mereka untuk selalu waspada dan detail dalam mengelola sebuah proyek.
Kegiatan ini ditutup dengan semangat yang inspiratif, sesuai dengan slogan sekolah: Dari Budikdamber/Kolam Menjadi Peluang, dari Merawat Menjadi Wirausaha!. Dengan langkah nyata ini, SMPN 7 Kota Cirebon optimis dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha yang kreatif dan peduli terhadap lingkungan di masa depan.
Foto kegiatan Divisi Lele : https://photos.app.goo.gl/sciEJwFE9n8HNkLA8
