
Cirebon, 21 Oktober 2026 — SMP Negeri 7 Kota Cirebon menerima kunjungan pemantauan dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dalam rangka pemantauan sekolah lokus Penilaian Kota Adipura Tingkat Jawa Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Heni Muliani dan Ibu Fifi Dwi Pratiwi dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, didampingi oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Dinas Pendidikan, serta Kepala Bidang TL Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon.
Disambut Hangat dengan Semangat Lingkungan dan Perdamaian


Maskot Pandu Perdamaian (kanan), Rang3r Boy (Kiri)
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan yang meriah oleh maskot Rang3r Boy bersama Pandu Perdamaian SMP Negeri 7 Kota Cirebon. Penyambutan ini menjadi simbol semangat, kreativitas, dan kepedulian warga sekolah terhadap kelestarian lingkungan.
Selanjutnya, rombongan melakukan peninjauan ke berbagai area lingkungan sekolah, didampingi oleh Kepala SMP Negeri 7 Kota Cirebon, Dra. Euis Sulastri, M.Pd., bersama tim Adiwiyata SMP Negeri 7 Kota Cirebon.
Meninjau Hutan Sekolah dan Pengolahan Sampah Organik

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah hutan sekolah, salah satu ruang hijau yang dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan bagi warga sekolah. Di area ini, rombongan melihat secara langsung proses pengolahan daun kering dan sisa makanan menjadi kompos, sebagai bentuk pemanfaatan sampah organik agar memiliki nilai guna.
Selain itu, rombongan juga meninjau kegiatan budi daya puyuh petelur dan ayam petelur yang menjadi bagian dari upaya pengembangan lingkungan sekolah yang produktif dan edukatif.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke rumah kompos, tempat pengolahan sampah organik dilakukan. Rombongan juga melihat fasilitas tempat sampah terpilah yang dibedakan berdasarkan jenisnya, yaitu organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Pemilahan ini menjadi langkah penting dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sejak dari sumbernya.

Bank Sampah: Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi
Dari rumah kompos, rombongan melanjutkan kunjungan ke bank sampah sekolah. Di tempat ini, pengelolaan sampah anorganik, khususnya sampah plastik, dilakukan secara teratur. Sampah dikumpulkan setiap hari Jumat, kemudian dikelola dan dijual melalui bank sampah.
Hasil penjualan sampah tersebut dimanfaatkan untuk menambah kas kelas. Program ini tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pemahaman ekonomi sirkular kepada para peserta didik.

Meninjau Berbagai Inovasi Lingkungan Sekolah
Perjalanan pemantauan berlanjut ke sejumlah divisi inovasi lingkungan yang dikembangkan oleh SMP Negeri 7 Kota Cirebon.

Pada Divisi Energi, rombongan melihat penerapan alat penyiraman tanaman otomatis sebagai salah satu upaya mendukung perawatan tanaman secara lebih praktis dan efisien.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Divisi Magot, yang memperkenalkan pemanfaatan magot dalam pengolahan sampah organik. Peninjauan diteruskan ke Divisi Eco-Enzyme dan Pupuk Organik Cair (POC), yang berfokus pada pemanfaatan bahan organik menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan.
Rombongan juga meninjau Divisi Lele sebagai bagian dari kegiatan budi daya perikanan di sekolah, serta Divisi Hidroponik yang memperkenalkan metode budi daya tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam.
Berbagai divisi tersebut menunjukkan upaya sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan praktik nyata. Peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga berkesempatan belajar melalui kegiatan pengelolaan sumber daya, pemanfaatan limbah, dan budi daya yang berwawasan lingkungan.
Ditutup dengan Ramah Tamah dan Penguatan Komitmen Lingkungan
Setelah seluruh rangkaian peninjauan selesai, kegiatan diakhiri dengan ramah tamah di ruang meeting room SMP Negeri 7 Kota Cirebon. Momen ini menjadi kesempatan untuk menjalin komunikasi dan mempererat sinergi antara pihak kementerian, pemerintah daerah, dan pihak sekolah dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Melalui kunjungan pemantauan ini, SMP Negeri 7 Kota Cirebon menunjukkan berbagai praktik pengelolaan lingkungan yang dilaksanakan melalui kolaborasi dan keterlibatan warga sekolah. Mulai dari pengolahan sampah, pengembangan bank sampah, pemanfaatan bahan organik, hingga budi daya dan inovasi lingkungan, seluruh kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.
SMP Negeri 7 Kota Cirebon terus berkomitmen menumbuhkan karakter peduli lingkungan melalui aksi nyata, inovasi, dan partisipasi seluruh warga sekolah, sebagai bagian dari dukungan terhadap terwujudnya Kota Cirebon yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Foto dan Video dapat diakses disini : https://photos.app.goo.gl/2uAUQgaH6q6h5fe36



